terima kasih
terima kasih wahai para lentera
kalian tiba ditengah kelam
kalian muncul menerangi jalanku
terima kasih wahai para lentera
aku terharu
aku bahagia
terima kasih wahai para lentera
terima kasih
You are looking at posts that were written in the month of March in the year 2006.
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Feb | Apr » | |||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | ||
terima kasih wahai para lentera
kalian tiba ditengah kelam
kalian muncul menerangi jalanku
terima kasih wahai para lentera
aku terharu
aku bahagia
terima kasih wahai para lentera
terima kasih
aku melihat kecantikannya
saat dia terbangun dari tidurnya
aku melihat kemolekan tubuhnya
saat dia berkemeja longgar
aku menatap matanya
mata yang menggetarkan setiap laki-laki
aku mendapatkan gairah hidupku
dibalik auranya yang lincah
saat aku melihatnya
sinar bulan datang lewat depan rumahku
saat dia tersenyum
akupun buta kecuali untuknya
saat dia tertawa
hujan turun menyejukkan isi dunia
saat aku terbangun
dia hanyalah seorang putri dalam mimpiku
kau menipu nalurimu
kau menggadaikan harga dirimu
kau mengkhianati keyakinanmu
kau bercumbu dengan mode
kau bersenggama dengan gaya hidup
kau bersetubuh dengan kemunafikan
dan kau terjebak oleh ketiganya
kau manis
kau cantik
kau seksi
tapi kau kosong
wahai jagoanku
kaulah penyelamatku
wahai kaisarku
kaulah pegangan hidupku
wahai tonggak hidupku
kenapa kau meninggalkanku
wahai matahari malamku
terlalu cepat kau pergi
*in memoriam (alm) H. Ahmad Salim