negeri ini mengemis
karena kita diajarkan berbaris
kitapun meringis
dan hanya bisa menangis
pemerintah tertawa
presiden bercanda
dpr berfoya
lalu siapa yang salah?
siapa yang berhak marah?
dan siapa yang telah kalah?
negara ini semakin merana
oleh emosi kepentingan yang membara
oleh kebobrokan yang telah ada
dan semakin menjadi luar biasa
lalu….
bagaimana dengan kita???
yang kutahu, kau cantik
yang kutahu, kau menarik
yang kutahu, kau manis
tapi sayang
kau mengumbarnya
kepada mata yang kehausan
sadarkah kau…
kau telah terlanjang
sadarkah kau…
akan dimana kebanggaanmu?
kau menjanjikan kehormatan
kau mengagungkan kedewasaan
kau menciptakan kedustaan
terhadap diriku
terhadap kita semua
janganlah kau bersedih, wahai kekasih
aku akan tetap disini
menemani
menyayangi
merawat
janganlah kau bersedih, wahai kekasih
aku akan tetap disisimu
bermain
bercanda
berusaha
karena kaulah, aku ada
karena kaulah, aku berani
karena kaulah, aku bernyawa
Kau Bukanlah Bulan
yang menyinari malam
Kau Bukanlah Bintang
yang menghiasi cakrawala
Kau Bukanlah Matahari
yang menghidupkan dunia
TAPI …
Kau Adalah Bunga Matahari
yang menyinari hatiku
Kau Adalah Bulan Takwim
yang mengisi hari-hariku
Kau Adalah Sang Bintang
yang menghidupkan semangatku
BIRU ITU SEJUK
YANG MENYEJUKKAN HATIKU
TAPI SAYANG
KESEJUKAN DATANG DAN PERGI
MEMBUAT HATI MENJADI GALAU
DAN PENUH KEBIMBANGAN
gelap
malam ini sangat gelap
mungkinkah ini awalnya?
sisi gelap tiba
tanpa diduga
tanpa dikira
dimanakah cahaya
yang selalu membawa pencerahan
pada hati yang kegelapan
aku berbohong, demi dia
aku terpaksa, demi dia
aku terjebak, demi dia
aku berfikir, demi dia
dan aku menunggu, untuk dia
kuingin berdiri tegak
saat melihatmu
kuingin tersenyum lebar
saat mendatangimu
yang kutahu…
moment itu sangat jauh
masih sebatas khayalan
dan akan terjawab
oleh waktu
dan dirimu
wahai keindahan
kau menggoda
wahai keindahan
kau menantang
sabarlah keindahan
agar kau lebih terjaga
sabarlah keindahan
agar kau mendapatkan dirimu
puluhan mata memandangmu
berusaha untuk menikmati
belasan jiwa mencarimu
namun kau selalu menghindar
wahai keindahan
jagalah dirimu
kebaikanmu
kelembutanmu
berusahalah…
untuk terus menjadi keindahan itu sendiri
sendiri….
disini ku menunggu
harapan yang datang
kapan?